Pendahuluan

Fakultas Kedokteran UGM  mempunyai prinsip kerakyatan dan komunitas yang kuat sejak berdiri sebagai universitas perjuangan di tahun 1949. Berdasar pengalaman pembelajaran berbasis komunitas yang dilakukan oleh FK UGM mulai dari Comprehensive Community Health Care – Education Program (CCHC-EP), Community Oriented Medical Education (COME), Program Pendidikan Kedokteran Komunitas (PPKK), Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Kesehatan Masyarakat (K3M) yang sekarang dilaksanakan, maka  perlu dikembangkan kegiatan pendidikan kedokteran berbasis komunitas, Bina Budaya Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Masyarakat Oleh Mahasiswa Fakultas Kedokteran-UGM (CCHC-IPE)  yang sesuai dengan visi-misi FK UGM dan Standar Kompetensi Dokter Indonesia.

Pemateri dalam kuliah ini antara lain:

  1. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed, Ph.D
  2. dr. Wahyudi Istiono, M.Kes
  3. dr. Nandyan Nurlaksana W., MScIH
  4. Fitriana, dr. MPH,FM 
  5. dr. Rosalia Kurniawati Harisaputra, MPH
  6. Purwanta, S.Kep., M.Kes.
  7. dr. Bambang Ardianto, MSc., PhD., Sp.A.
  8. Sutono, SKp, MSc, M.Kep
  9. Fahmi Arif Tsani, M.Sc
  10. Yayuk Hartriyanti, SKM, MPH
  11. dr. Braghmandita Widya I, M.Sc., Sp.A.
  12. Fitrina M. Kusumaningrum, SKM., MPH.
  13. Dra.Yayi Suryo Prabandari, MSi,PhD
  14. Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes
  15. Lastdes Cristiany Friday, S.Gz., MPH
  16. Heru Subekti, S.Kp., Ns., M.PH
  17. dr. Retno Palupi, M.Epid., M.Sc., Sp.A
  18. Sri Mulyani, S.Kep., NS., M.Ng
  19. Aviria Ermamilia, S.Gz., M.Gizi, RD
  20. dr. Rossi  Sanusi, MPA., PhD
  21. Dra. Retna Siwi Padmawati , MA

 

Enrolment key course CFHC-IPE:

  • Course CHFC Semester 1
    Enrolment Key : hTy67Ft40Ok
  • Course CHFC Semester 2
    Enrolment Key : FgsYt7Ft09
  • Course CHFC Semester 3
    Enrolment Key : UippHy7F3Tts
  • Course CHFC Semester 4
    Enrolment Key : hgStYY7V98
  • Course CHFC Semester 5
    Enrolment Key : PkLL701oOgP
  • Course CHFC Semester 6
    Enrolment Key : BtTy67PkL231
  • Course CHFC Semester 7
    Enrolment Key : DdrU8pT0OoBk

PENDAHULUAN

Permasalahan kesehatan tidak hanya terbatas pada sakit dan penyakit. Kesehatan, seperti yang tercantum pada beberapa definisi, meliputi kesehatan fisik, mental, sosial-psikologi, bebas dari kelemahan dan kecacatan, bahkan disertai dengan indikator produktif. Selain itu, determinan kesehatan juga semakin kompleks. Status kesehatan seorang individu sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan (fisik dan sosial). Semuanya saling berkaitan sehingga solusi yang diberikan pun harus komprehensif. Berbagai hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para profesional kesehatan. Selain itu, masalah kesehatan juga tidak terlepas dari berbagai aspek kehidupan lainnya. Kesadaran tentang kompleksitas masalah kesehatan dan determinannya, mendorong pentingnya profesional kesehatan untuk memiliki kompetensi berpikir sistematis dan mampu bekerja sama dalam tim. Kerja sama yang dimaksud meliputi kerja sama dengan tim kesehatan lain maupun dengan pihak di luar bidang kesehatan. Kompetensi tersebut semestinya dimiliki oleh setiap profesi kesehatan

Fakultas Kedokteran UGM melahirkan tiga profesi yang berbeda yakni dokter, perawat, dan ahli gizi. Fakultas Kedokteran UGM mengemban tanggung jawab dalam melaksanakan pendidikan untuk  mencapai kompetensi-kompetensi bagi lulusan tersebut. Saat ini, telah dikembangkan program pendidikan Community and Family Health Care with Inter-Profesional Education (CFHC-IPE) yang merupakan upaya untuk membangun dan mengembangkan kompetensi terkait dengan etik, komunikasi, bekerja dalam tim, serta peran dan tanggung dalam sebuah tim. Mata kuliah ini memberikan pengalaman pada mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan profesi yang didapat pada masing-masing program studi secara lebih nyata, karena mahasiswa langsung berinteraksi dengan keluarga/masyarakat, serta bekerja sama dengan profesi yang berbeda.

Pada tahun pertama ini mahasiswa sudah akan diterjunkan ke masyarakat dan keluarga mitra. Keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat menjadi wahana yang tepat bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama yang merupakan komponen dari IPE. Pada tahap ini mahasiswa berusaha mengenal anggota keluarga mitra dan membina hubungan baik dengan keluarga tersebut. Keluarga mitra merupakan keluarga yang dipilih oleh Fakultas Kedokteran UGM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Setiap kelompok mahasiswa terdiri atas lima mahasiswa yang berasal dari tiga prodi di FK UGM. Setiap kelompok mahasiswa ini akan memiliki tiga keluarga mitra. Dengan sistem ini diharapkan mahasiswa mampu membina hubungan baik dengan keluarga dan bekerja sama dengan tim agar kegiatan-kegiatan di tahun selanjutnya dapat berjalan dengan baik. Kegiatan di tahun pertama ini menjadi tonggak keberhasilan program CFHC-IPE selama 7 semester

PENDAHULUAN

 

Permasalahan kesehatan tidak hanya terbatas pada sakit dan penyakit. Kesehatan, seperti yang tercantum pada beberapa definisi, meliputi kesehatan fisik, mental, sosial-psikologi, bebas dari kelemahan dan kecacatan, bahkan disertai dengan indikator produktif. Selain itu, determinan kesehatan juga semakin kompleks. Status kesehatan seorang individu sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan (fisik dan sosial). Semuanya saling berkaitan sehingga solusi yang diberikan pun harus komprehensif. Berbagai hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para profesional kesehatan. Selain itu, masalah kesehatan juga tidak terlepas dari berbagai aspek kehidupan lainnya. Kesadaran tentang kompleksitas masalah kesehatan dan determinannya, mendorong pentingnya profesional kesehatan untuk memiliki kompetensi berpikir sistematis dan mampu bekerja sama dalam tim. Kerja sama yang dimaksud meliputi kerja sama dengan tim kesehatan lain maupun dengan pihak di luar bidang kesehatan. Kompetensi tersebut semestinya dimiliki oleh setiap profesi kesehatan.

Fakultas Kedokteran UGM melahirkan tiga profesi yang berbeda yakni dokter, perawat, dan ahli gizi. Fakultas Kedokteran UGM mengemban tanggung jawab dalam melaksanakan pendidikan untuk  mencapai kompetensi-kompetensi bagi lulusan tersebut. Saat ini, telah dikembangkan program pendidikan Community and Family Health Care with Inter-Profesional Education (CFHC-IPE) yang merupakan upaya untuk membangun dan mengembangkan kompetensi terkait dengan etik, komunikasi, bekerja dalam tim, serta peran dan tanggung dalam sebuah tim. Mata kuliah ini memberikan pengalaman pada mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan profesi yang didapat pada masing-masing program studi secara lebih nyata, karena mahasiswa langsung berinteraksi dengan keluarga/masyarakat, serta bekerja sama dengan profesi yang berbeda.

Pada tahun pertama ini mahasiswa sudah akan diterjunkan ke masyarakat dan keluarga mitra. Keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat menjadi wahana yang tepat bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama yang merupakan komponen dari IPE. Pada tahap ini mahasiswa berusaha mengenal anggota keluarga mitra dan membina hubungan baik dengan keluarga tersebut. Keluarga mitra merupakan keluarga yang dipilih oleh Fakultas Kedokteran UGM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Setiap kelompok mahasiswa terdiri atas lima mahasiswa yang berasal dari tiga prodi di FK UGM. Setiap kelompok mahasiswa ini akan memiliki tiga keluarga mitra. Dengan sistem ini diharapkan mahasiswa mampu membina hubungan baik dengan keluarga dan bekerja sama dengan tim agar kegiatan-kegiatan di tahun selanjutnya dapat berjalan dengan baik. Kegiatan di tahun pertama ini menjadi tonggak keberhasilan program CFHC-IPE selama 7 semester.

KATA PENGANTAR 
 
A. Latar Belakang Semakin kompleksnya permasalahan kesehatan menuntut kerjasama antar profesi kesehatan untuk menyelesaikan masalah bersama di masyarakat. Berbagai kompetensi perlu dikuasai oleh tenaga kesehatan untuk menguatkan kerjasama antar profesi tersebut, seperti komunikasi, teamwork dan value/ethics. Kompetensi tersebut perlu dikuasai oleh tenaga kesehatan sejak dalam bangku kuliah. Dengan membiasakan kerja sama antar profesi sejak bangku kuliah, lulusan tenaga kesehatan diharapkan dapat siap bekerja di lapangan dan masyarakat.

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada memiliki 3 lulusan profesi kesehatan, yaitu pendidikan dokter, ilmu keperawatan dan gizi kesehatan. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi Fakultas Kedokteran untuk menerapkan pendidikan yang memfasilitasi kerjasama interoprofesi sejak dini. Program CFHC IPE merupakan program yang menggabungkan mahasiswa 3 prodi di Fakultas Kedokteran untuk mempraktekkan keterampilan profesinya secara nyata di lapangan serta mendorong kolaborasi antar mahasiswa sejak dini. Keterampilan profesi diasah dengan melakukan interaksi langsung dengan masyarakat melalui pendampingan keluarga mitra secara berkelompok selama 4 tahun masa kuliah. 

Tahun kedua dalam program CFHC IPE mendorong mahasiswa untuk lebih mengenal kembali keluarga mitra dengan melakukan wawancara dan penggalian faktor risiko kesehatan di keluarga. Pengenalan faktor risiko merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh mahasiswa maupun keluarga, sehingga upaya pencegahan dapat ditentukan. Intervensi untuk mendorong perubahan faktor risiko juga lebih efisien dibandingkan upaya pengobatan karena masalah kesehatan dapat ditangani sejak awal. Oleh karena itu, tahun kedua dari program CFHC IPE akan memfokuskan upaya mahasiswa dan keluarga untuk mengenali faktor risiko dan mengambil tindakan untuk menanganinya.
 
 
 

KATA PENGANTAR

 
Latar Belakang Semakin kompleksnya permasalahan kesehatan menuntut kerjasama antar profesi kesehatan untuk menyelesaikan masalah bersama di masyarakat. Berbagai kompetensi perlu dikuasai oleh tenaga kesehatan untuk menguatkan kerjasama antar profesi tersebut, seperti komunikasi, teamwork dan value/ethics. Kompetensi tersebut perlu dikuasai oleh tenaga kesehatan sejak dalam bangku kuliah. Dengan membiasakan kerja sama antar profesi sejak bangku kuliah, lulusan tenaga kesehatan diharapkan dapat siap bekerja di lapangan dan masyarakat. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada memiliki 3 lulusan profesi kesehatan, yaitu pendidikan dokter, ilmu keperawatan dan gizi kesehatan. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi Fakultas Kedokteran untuk menerapkan pendidikan yang memfasilitasi kerjasama interoprofesi sejak dini. Program CFHC IPE merupakan program yang menggabungkan mahasiswa 3 prodi di Fakultas Kedokteran untuk mempraktekkan keterampilan profesinya secara nyata di lapangan serta mendorong kolaborasi antar mahasiswa sejak dini. Keterampilan profesi diasah dengan melakukan interaksi langsung dengan masyarakat melalui pendampingan keluarga mitra secara berkelompok selama 4 tahun masa kuliah.  Tahun kedua dalam program CFHC IPE mendorong mahasiswa untuk lebih mengenal kembali keluarga mitra dengan melakukan wawancara dan penggalian faktor risiko kesehatan di keluarga. Pengenalan faktor risiko merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh mahasiswa maupun keluarga, sehingga upaya pencegahan dapat ditentukan. Intervensi untuk mendorong perubahan faktor risiko juga lebih efisien dibandingkan upaya pengobatan karena masalah kesehatan dapat ditangani sejak awal. Oleh karena itu, tahun kedua dari program CFHC IPE akan memfokuskan upaya mahasiswa dan keluarga untuk mengenali faktor risiko dan mengambil tindakan untuk menanganinya.
 

 

 

PENDAHULUAN 

Pendidikan interprofessional bagi profesi tenaga kesehatan dokter, perawat dan ahli gizi di Fakultas Kedokteran UGM menjadi suatu kebutuhan penting sama halnya dengan pendidikan terkait keilmuan profesi. Melalui Community and Family Health Care-Interprofessional Education (CFHC-IPE) yang telah diinisiasi sejak tahun 2013, pendidikan interprofesional didapatkan sejak tahun pertama masa pendidikan sampai dengan tahun keempat di Fakultas Kedokteran UGM.

Pendidikan interprofessional melalui CFHC-IPE dikemas dalam kurikulum di setiap tahunnya. Pada tahun ketiga, pendidikan interprofessional ditekankan pada penentuan prioritas masalah, pembuatan rencana aksi dan implementasinya pada komunitas kecil yaitu dasawisma. Di tahun ketiga, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan kompetensi utama CFHC-IPE yaitu memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, berbagi peran dan tanggung jawab, bekerja sama dalam tim dan menerapkan nilai dan etik pada penentuan prioritas masalah kesehatan di komunitas serta rencana aksi dan implementasinya.

Modul ini disusun untuk membantu dosen pembimbing dan mahasiswa untuk mengetahui tujuan pembelajaran di tahun III, kegiatan selama semester 5 dan 6 serta materi dalam penentuan prioritas masalah kesehatan di komunitas. Selain dari modul ini kami juga berharap dosen dan mahasiswa dapat menggali informasi ilmiah lain terkait pendidikan interprofessional khususnya pada topik intervensi kesehatan komunitas.

Kami sangat terbuka dengan setiap kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan CFHC-IPE khususnya di tahu ketiga. Semoga kegiatan CFHC-IPE di tahun ketiga ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk mewujudkan pendidikan interprofesional yang unggul di Indonesia.

PENDAHULUAN 

Pendidikan interprofessional bagi profesi tenaga kesehatan dokter, perawat dan ahli gizi di Fakultas Kedokteran UGM menjadi suatu kebutuhan penting sama halnya dengan pendidikan terkait keilmuan profesi. Melalui Community and Family Health Care-Interprofessional Education (CFHC-IPE) yang telah diinisiasi sejak tahun 2013, pendidikan interprofesional didapatkan sejak tahun pertama masa pendidikan sampai dengan tahun keempat di Fakultas Kedokteran UGM.

Pendidikan interprofessional melalui CFHC-IPE dikemas dalam kurikulum di setiap tahunnya. Pada tahun ketiga, pendidikan interprofessional ditekankan pada penentuan prioritas masalah, pembuatan rencana aksi dan implementasinya pada komunitas kecil yaitu dasawisma. Di tahun ketiga, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan kompetensi utama CFHC-IPE yaitu memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, berbagi peran dan tanggung jawab, bekerja sama dalam tim dan menerapkan nilai dan etik pada penentuan prioritas masalah kesehatan di komunitas serta rencana aksi dan implementasinya.

Modul ini disusun untuk membantu dosen pembimbing dan mahasiswa untuk mengetahui tujuan pembelajaran di tahun III, kegiatan selama semester 5 dan 6 serta materi dalam penentuan prioritas masalah kesehatan di komunitas. Selain dari modul ini kami juga berharap dosen dan mahasiswa dapat menggali informasi ilmiah lain terkait pendidikan interprofessional khususnya pada topik intervensi kesehatan komunitas.

Kami sangat terbuka dengan setiap kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan CFHC-IPE khususnya di tahu ketiga. Semoga kegiatan CFHC-IPE di tahun ketiga ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk mewujudkan pendidikan interprofesional yang unggul di Indonesia.

PENDAHULUAN 

Pendidikan interprofesional bagi profesi tenaga kesehatan di Fakultas Kedokteran UGM yang terdiri dari Dokter (Pendidikan Dokter), Perawat (Pendidikan Keperawatan), Ahli Gizi (Pendidikan Gizi Kesehatan) menjadi suatu kebutuhan penting yang sama halnya dnegan pendidikan terkait keilmuan profesi. Melalui Community and Family Health Care with Interprofesional Education (CFHC-IPE) yang telah diinisiasi sejak tahun 2013, pendidikan interprofesional didapatkan sejak tahun pertama masa pendidikan sampai dengan tahun keempat di Fakultas Kedokteran UGM.

Pendidikan interprofesional melalui CFHC-IPE dikemas dalam program atau kurikulum setiap tahunnya. Pada tahun IV, pendidikan interprofesional mengambil tema Kegawatdaruratan dan Bencana di Komunitas atau Emergency and Disaster in Community. Tahun IV lebih menekankan pada kemampuan kelompok mahasiswa untuk kembali me-recall data keluarga dan masyarakat guna penentuan kelompok rentan dan status penyakit yang harus diperhatikan dalam menyusun rencana kesiapsiagaan kegawatdaruratan dan bencana di tingkat keluarga, serta kemudian melihat lebih luas kepada masyarakat/ padukuhan/ kecamatan tentang upaya penanggulangan kegawatdaruratan dan bencana di masyarakat. Di Tahun IV harapannya mahasiswa mampu menerapkan kompetensi IPE dalam menyelesaikan masalah kegawatdaruratan dan bencana baik ditingkat keluarga hingga masyarakat.

Modul ini disusun untuk membantu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Instruktur Lapangan (IL), dan mahasiswa untuk mengetahui program, tujuan, materi, dan evaluasi untuk tahun IV selama semester 7. Kami sangat terbuka dengan segala kritik, masukan, dan saran demi kesempuraan modul ini kedepannya. Semoga program CFHC-IPE tahun IV dapat mencapai harapan yang diinginkan untuk pengembangan kasus-kasus dan program pembelajaran dalam pendidikan interprofesional antarprofesi kesehatan.