Penggabungan antara data dan peta dalam menyajikan informasi kesehatan bukan merupakan hal baru di bidang kesehatan masyarakat. John Snow tahun 1855 secara manual menampilkan informasi wabah kolera dalam bentuk peta sehingga dapat menentukan sumber penularan penyakit. Saat ini pendekatan geografis sudah menjadi metode pendekatan penting bagi pengambilan keputusan kesehatan masyarakat. Terlebih lagi dengan didukung aplikasi sistem informasi geografis (SIG) yang ada seperti EpiMap, SatScan, GeoDa dan HealthMapper, analisa data kesehatan secara statistik komplekspun menjadi lebih mudah. Mata kuliah ini akan membahas bagaimana SIG dapat digunakan di kesehatan masyarakat.